Archive | June, 2013

TARI GABA-GABA: KTF UI AT WEDDING PARTY!

9 Jun

ImageImageImageImage

TARI JAWA: KTF UI AT WEDDING PARTY!

9 Jun

ImageImageImageImageImage

TARI ZAPIN KASMARAN: KTF UI AT WEDDING PARTY!

9 Jun

ImageImageImageImage

MUSIK TRADISIONAL LIVE: KTF UI AT WEDDING PARTY!

9 Jun

ImageSI

TARI TOPENG: KTF UI AT WEDDING PARTY!

9 Jun

ImageImage

KTF UI: WEDDING PARTY AT TMII

9 Jun

pada tanggal 31 Maret 2013 yang lalu, KTF UI berkesempatan untuk menari pada suatu acara pernikahan di TMII. 

tarian yg dibawakan mengisahkan suatu cerita….

dan ini adalah ceritanya….

Alkisah dari tanah negeri sendiri, dua insan saling mencari – cari seseorang yang pasti. Dari negeri sendiri, di tanah Jawi, di negeri Borneo, sampai mencari jauh – jauh di benua kolonial, terus  dicari cari sampai ada yang pas di hati. Ada yang perempuan ada yang lelaki, ada yang suka ada yang tidak, ada yang cantik ada yang biasa – biasa saja, ada yang kaya tapi juga ada yang melarat, ada yang pemarah namun ada juga yang penyabar, ada yang necis dan ada juga yang polos, ada yang centil dan ada juga yang gengsi. Dipilih ayo dipilih siapa tau nyantol di hati. Pilih satu saja, jangan banyak – banyak. Jangan sampai rebutan. Kalau sudah dipilih dijaga baik – baik. Dan ingat kata ibu kita, pilihlah jodoh yang seiman dan baik budi pekertinya.

 

hati – hati kalo kena masalah hati, tak kenal maka tak sayang, kalau sudah kenal, dari mata bisa turun ke hati, lama berkawan tak jadi jaminan bisa saja langsung jatuh hati. Makanya kalian tuan dan nyonya hati – hati, berteman dengan teman yang baik hatinya. Kalau sudah jatuh hati sama si dia, wah repot itu jadinya. Siang malam  selalu mikirin sang pujaan hati, kata orang ini namanya kasmaran. Tiap malam, bengong liatin rembulan bayangin wajah si kekasih. Rembulan pun bisa bosan dilihat orang – orang jatuh cinta. Mau makan salah, tidur salah, selalu kepikiran dia. Kalau ketemu dia duh! Hati ini mau copot rasanya. Kalau berduaan sama dia rasanya waktu berhenti, gamau cepat – cepat berpisah, selalu mau sama dia, seakan dunia milik berdua yang lain ngontrak aja deeh..

 

Sudah tau kan gimana rasanya jatuh cinta? Berbunga – bunga. Ga perlu iri sama romeo juliet, rama dan shinta bahkan bapak habibie dan ibu ainun. Bahkan dara dan bujang ini pun bisa lengket kayak perangko. Anak jaman sekarang hobinya memang galau karena cinta, ga baik galau  terus. Kalau sudah cocok ya langsung saja jadiin. Perkuat tali silaturahmi antar keluarga kelak bisa membina keluarga baru. Tapi, ojo kesusu.. harus tau benar – benar bibit, bebet, bobotnya. Karena pernikahan bukan hanya penyatuan dua insan, namun penyatuan dua keluarga. Hendaknya mari kita restui pasangan yang sedang kasmaran di mabuk cinta ini dan kita doakan semoga menjadi keluarga sakinah mawadah, warrohmah..

 

Kalau kata orang dulu banyak anak banyak rezeki. Setelah pernikahan berlangsung, mulailah pasangan ini membina keluarganya sendiri. Melahirkan banyak anak, cucu dan cicit untuk melanjutkan generasi. Generasi kita patutlah dijaga, siapa lagi yang nanti meneruskan akar budaya kita kalau bukan anak cucu kita sendiri. Pepatah banyak anak banyak rezeki ada juga benarnya. Di indonesia kita ini, negeri yang kaya akan kebudayaan dan hasil budayanya, haruslah dilestarikan, jangan sampai warisan ini hilang ditelan jaman. Tugas kita mengajarkan budaya yang baik pada anak – anak kita, tugas anak – anak kita melanjutkannya ke generasi – generasi berikutnya. Makin banyak anak, makin banyak penerus kebudayaan kita. Budaya Indonesia.

 

demikianlah ceritanyaaa, seru? pasti! apalagi kalo liat secara langsung dengan tari yg diiringi musik tradisional live 🙂